Persiapan Liverpool vs Chelsea di Premier League

Penampilan dari Liverpool pada awal musim ini sangatlah meyakinkan. Pelatih dari klub Chelsea Maurizio Sarri beranggapan jika Liverpool telah bersiap untuk menjadi pemenangan Premier League 2018/19.
The Reds yang merupakan satu-satunya tim yang masih 100% di ajang pertandingan liga. Pada enam kemenangan yang diraih mereka, Liverpool berhasil produktif dengan menjebolkan sebanyak 13 gol dan baru kejebol 3 gol saja.
Gelar juara liga kali terakhir diraih oleh Liverpool di musim 1989/90 silam. Dengan waktu selama 28 tahun, Si Merah selalu finis pada urutan kedua sebanyak empat kali, yang kali terakhir diraih di musim 2013/14 lalu. Bahkan pada empat musim terakhir yang dilakoni mereka, peringkat terbaik dari klub Liverpool cumalah fiinis di peringkat ke-empat.
Pada musim ini, Liverpool dirumorkan menjadi klub yang sanggup menantang sang peraih juara bertahan, yakni Manchester City. Sarri yang menilai, tim didikan dari pelatih Juergen Klopp tersebut cuma memiliki segala yang diperlukan untuk perform sebagai kampiun pada akhir musim nanti.
“Benar, ini sangatlah aneh namun hal yang terpenting ialah mereka kini sudah mempersiapkan diri,” ujar Sarri ketika dirinya ditanya apakah dirinya merasa kaget dengan kenyataan Liverpool sudah mempersiapkan diri selama 28 tahun dalam meraih gelar juara liga.
“Mereka merupakan sebuah tim dengan level teratas. Mereka telah berusaha dengan manajer mereka yang sama selama empat musim lamanya, kini mereka telah mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan di ajang pertandingan Premier League.”
Sarri bakal memimpin Chelsea dalam kompetisi tandang kontra Liverpool di Stamford Bridge, pada hari Sabtu (29/9/2018). The Blues yang sudah berhasil mengalahkan Liverpool di ajang Piala Liga setelah berselisih skor 2-1 di kompetisi babak ketiga, yang dilangsungkan di Anfield.
“Besok merupakan kompetisi lain yang dengan starting XI yang tak sama. Saya menilai mungkin Liverpool dapat mendongkrak determinasi usai hari Rabu. Kompetisi yang berlangsung pada hari Rabu itu sangat susah, dan bakal lebih susah di kompetisi besok,” Sarri menambahkan.